Ruang Terbuka Hijau Semarang Baru Terpenuhi 7,5 Persen

Taman KB Semarang

Terik matahari sore itu turut membakar semangat anggota Forum Banyu Putih untuk mengikuti sebuah diskusi publik. Diskusi publik yang diadakan di Taman KB pada hari Jumat, 9 Mei 2014 sore itu merupakan agenda Departemen SosMas KAMMI Daerah Semarang. Tema yang diangkat pada diskusi publik tersebut adalah Taman Kota Taman Kita, dimana terdapat 2 pembicara yang masing-masing berasal dari Dinas Pertamanan, yaitu Bapak Budi Prakosa dan Bapak Agung Budi Margono dari DPRD Kota Semarang. Pada diskusi publik tersebut, Bapak Budi Prakosa menjadi pembicara pertama yang menceritakan dan menjelaskan tentang taman kota yang ada di Kota Semarang. Beliau menjelaskan bahwa setiap Ruang Terbuka Hijau, yang dalam kasus ini adalah taman kota, harus dapat memenuhi 4 fungsi, yaitu: 

Fungsi Ekologis, dimana setiap RTH harus mampu membuat penggunanya merasa sejuk ketika berada di taman kota, apabila pengunjung masih merasa kepanasan meskipun telah berada di taman, itu berarti taman tersebut belum memenuhi fungsi ekologis.
Fungsi Sosiologis, dimana setiap taman dapat dijadikan sebagai sarana berkumpul dan sosialisasi masyarakat. 
Fungsi Estetis, dimana sebuah taman harus indah dan mampu memperlihatkan keindahannya. 
Fungsi Ekonomis, dimana sebuah taman harus mampu menghasilkan nilai ekonomis, bukan berarti sebuah taman dijadikan tempat berjualan, melainkan pohon-pohon yang ditanam di taman kota mampu menghasilkan buah dan lain sebagainya. 

Bapak Budi Prakosa juga menceritakan bahwa Ruang Terbuka Hijau yang ada di Kota Semarang baru terpenuhi sekitar 7,5% RTH Publik dari 20% yang seharusnya tersedia. Ini berarti terdapat satu pekerjaan besar bagi Pemerintah Kota Semarang untuk dapat memenuhi ketersediaan RTH Publik. Diceritakan juga bahwa saat ini Pemerintah Kota Semarang memang sedang dalam prosesnya untuk memenuhi ketersediaan RTH Publik tersebut. 

Bapak Agung Budi Margono sebagai pembicara kedua, dalam diskusi ini beliau menceritakan tentang kota-kota di Indonesia yang telah berhasil dalam penyediaan taman-taman kota. Kota Bandung misalnya yang telah berhasil membuat berbagai taman dengan berbagai tema, misalnya Taman Jomblo, Taman Pustaka Bunga, Taman Fotografi dan Taman Vanda, juga Kota Surabaya yang berhasil membangun taman kota terbaik se-Asia yaitu Taman Bungkul. Diskusi publik yang bertema Taman Kota Taman Kita ini terpaksa harus bubar dikarenakan hujan deras yang mengguyur Kota Semarang. Ke depannya diharapkan forum-forum seperti ini tetap ada di Kota Semarang dan semoga Kota Semarang mampu menyediakan taman-taman kota sesuai keinginan masyarakatnya. 

Penulis : Nisa Farida Amanatullah
Editor   : Muhammad Iqna Syarhuddin

0 komentar:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money